Penulis: Darynaufal Mulyaman
ISBN: PROSES
Sinopsis:
Hubungan antarbangsa tidak selalu dibangun melalui
kekuatan ekonomi, politik, atau militer. Dalam dunia modern yang
semakin terhubung ini, kebudayaan justru menjadi jembatan yang
paling lembut sekaligus paling efektif untuk mempererat hubungan
antaranak bangsa. Buku ini lahir dari ketertarikan untuk
menelusuri bagaimana kebudayaan dapat menjadi sarana
diplomasi yang lembut atau yang dikenal dengan istilah soft power.
Korea Selatan, dengan kekuatan budayanya yang luar biasa,
menjadi contoh menarik untuk melihat bagaimana nilai-nilai
budaya dapat memengaruhi persepsi masyarakat di berbagai
belahan dunia. Melalui program pelestarian bahasa daerah dengan
aksara Hangeul di Kampung Cia-Cia, upaya diplomasi budaya
tersebut menemukan bentuk nyatanya di Indonesia bagian timur.
Link Eksternal:
https://www.instagram.com/intilitera/